Article

langkah awal membuka peluang penempatan tenaga kerja perawat Indonesia di Amerika Serikat!

Date : 23 Feb 2019

Delegasi RI yang terdiri dari pejabat BNP2TKI, unsur Kementerian, lembaga terkait serta perguruan tinggi RI lakukan kunjungan ke Chicago, Illinois, Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat dalam rangka membuka pasar kerja sektor kesehatan.
 
Kunjungan yang dipimpin oleh Deputi Kerjasama Luar Negeri dan Promosi, Elia Rosalina yang didampingi Konsul Jenderal RI untuk Chicago, Rosmalawati Chalid dan Direktur Kerjasama Luar Negeri BNP2TKI, Freddy Panggabean, pada hari pertama kunjungan di AS (12/2/19), telah berhasil melakukan penandatanganan kesepakatan kerjasama dalam bentuk Letter of Intent (LoI) dengan The National Council of State Boards of Nursing (NCSBN).  
 
Penandatanganan kerjasama ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti rencana pembentukan Indonesia Nursing Training Pilot Project untuk penempatan tenaga kerja perawat Indonesia di Amerika Serikat yang akan dilaksanakan pada tahun 2019. Dalam pertemuan dan penandatangan LoI dengan NCSBN dibahas tentang bagaimana pihak NCSBN dapat membantu perawat Indonesia dalam ujian NCLEX.
 
Seperti diketahui bahwa Ujian NCLEX (National Council Licensure Examination) adalah suatu sistem ujian dengan menggunakan komputerisasi untuk mengetahui kemampuan seorang perawat, baik secara kognitif, skill dalam kemampuan melakukan prosedur keperawatan dan attitude atau sikap sehingga mampu memberikan asuhan keperawatan secara aman dan efektif.
 
Deputi Kerjasama Luar Negeri dan Promosi, Elia Rosalina  mengatakan, akan berupaya menghadirkan ujian NCLEX ini di Indonesia, dan berusaha menjembatani (briding the gap) dengan harapan bahwa perawat Indonesia bisa lulus ujian NCLEX sehingga bisa bekerja di Amerika Serikat, bahkan Kanada ataupun Australia.
 
Sementara, Wakil dari The National Council of State Boards of Nursing (NCSBN) yang menandatangani LoI, David Benton, mengatakan bahwa pihaknya akan menjajaki kemungkinan pendirian pusat tes lisensi keperawatan di Indonesia, juga pengembangan kerangka peraturan, dan  pengembangan keahlian keterampilan keperawatan di Indonesia, serta kemudahan pertukaran informasi dan jaringan.
 
Elia Rosalina mengharapkan ke depan, penempatan PMI sektor kesehatan ke negara maju seperti Amerika Serikat, Kanada dan negara-negara di Eropa bisa lebih mudah dilakukan sehingga membuka peluang bagi para lulusan sekolah tinggi keperawatan di Indonesia untuk mampu berkiprah di luar negeri. sumber berita: BNP2TKI

Another Article

Kemenaker: Perlindungan Pekerja Migran Terus Diperbaiki

Di setiap pekerjaan apapun bidangnya, keselamatan dan perlindungan kerja memang sangat dibutuhkan. ...

read more

Jepang Butuh 345.000 Tenaga Kerja dan Gajinya Bisa 5 Kali Lipat di Indonesia

Siapa yang tidak mengenal negara yang memiliki julukan Matahari Terbit? Yup, negara ini adalah Jepang. Negara ...

read more

Tips Aman Bekerja di Luar Negeri

Siapa yang tidak ingin bisa bekerja di luar negeri? Bekerja di luar negeri menjadi salah satu cara praktis ...

read more

Apakah yang dimaksud TKI Ilegal

  Apa yang dimaksud TKI ilegal? TKI ilegal adalah TKI yang melakukan pemalsuan dokumen, mulai dari ...

read more

Tentang Negara Bahrain

Negara Bahrain adalah sebuah negara Arab kecil yang ada di Teluk Persia. Negara Bahrain berada dalam kelompok ...

read more

 Kesempatan bekerja di Bahrain

Di tahun yang serba praktis dan cepat seperti sekarang ini, mencari sebuah lowongan pekerjaan sudah sangat ...

read more

Copyright © 2019 PermataSuksesAbadi.com - All rights reserved