Article

Korea Selatan: Negara Ramah Muslim

Date : 16 Jun 2019

Siapa yang tidak kenal dengan negara yang dikenal dengan sebutan Negara Ginseng ini? Yup, negara ini adalah Korea Selatan. Banyak negara yang masyarakatnya mengalami apa yang disebut Islamphobia. Namun, berbeda dengan yang ada di Korea Selatan. Setidaknya ini lah yang banyak dirasakan oleh banyak pekerja muslim yang ada di Korea Selatan. Di negara ini kebebasan beragama dijamin oleh pemerintah asalkan tidak membahayakan warga sekitar dan negara.

 

Di Korea Selatan, muslim boleh berkembang dengan melakukan dakwah dan hidup berdampingan dengan umat Kristiani dan Budha dan hidup bertetangga dengan suasana yang harmonis. Ini didukung dengan pemerintah yang membangunkan kurang lebih lima masjid raya di seluruh Korea Selatan walaupun warga muslim yang ada di Korea Selatan saat ini mencapai 7% dari total penduduknya atau bisa dibilang minoritas. Salah satu masjid terbesarnya adalah di Itaewon Seoul yang wajib dikunjungi saat berkunjung ke Seoul bagi Anda yang Muslim. Umat Islam setempat bernaung di bawah organisasi Korean Moslem Federation atau yang biasa di sebut KMF.

 

Ada salah satu hal unik di Korea Selatan, yakni warga asing juga bebas untuk melakukan kegiatan keagamaan seperti pengajian dan menyewa ruangan untuk masjid dan masih banyak yang lainnya.

 

Sudah hampir 40.000 warga negara Indonesia (WNI) yang bermukim di Korea Selatan khususnya umat Muslim sangat menikmati kebebasan yang diberikan oleh Pemerintahan Korea Selatan. Dan bisa percaya atau tidak bawasannya WNI di Korea Selatan mempunyai lebih dari 50 masjid dan mushola, walaupun sebagian besar masih mengontrak dengan harga yang berkisar Rp.15 juta.

 

Walaupun WNI yang ada di Korea Selatan ini adalah para pendulang devisa atau TKI tersebut memang bukan kaum marjinal yang banyak diberitakan akhir-akhir ini. Mereka memiliki pendapatan yang cukup tinggi yakni perbulannya mencapai Rp.30 juta dan mendapatkan tempat tinggal dan makan setiap harinya. Dan bukan hanya itu, TKI resmi akan mendapatkan asuransi yang mencukupi.

 

Para WNI tersebut pada umumnya ingin hidup di Korea Selatan seperti di kampung halamanya, itulah kenapa mereka mendirikan masjid dan mushola untuk kebutuhan rohani mereka. Di bulan suci Ramadhan seperti sekarang ini para WNI akan mengadakan beberapa kegiatan yakni sahur dan berbuka bersama-sama untuk memperingati datangnya bulan suci Ramadhan. Yang harus dihindari adalah kegiatan yang mengancam warga sekitar dan negara yaitu terorisme, semua dimaksud untuk menciptakan rasa aman dan menjamin kehidupan bernegara.

 

Another Article

Kemnaker Minta Diaspora Bantu Tingkatkan Kapasitas Pekerja Migran

Staf Ahli Menaker Bidang Kebijakan Publik Reyna Usman mengatakan bahwa penilaian KDI atau yang lebih dikenal ...

read more

Kenali UAE (United Arab Emirates)

Uni Emirat Arab atau yang sering Anda kenal dengan UEA adalah negara yang terletak di tenggara semenjung ...

read more

 Migrasi Aman Menurut Kemnaker

Dalam rangka memperingati Hari Dunia Anti Perdagangan Orang pada 7 Agustus 2019 lalu, Kementerian ...

read more

BNP2TKI Harapkan Lulusan Pelajar Bekerja ke Luar Negeri

Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia atau yang lebih Anda kenal dengan singkatan ...

read more

Butuh 8.000 TKI, Korea Selatan Akan Beri Gaji Rp21 Juta Per Bulan

Pemerintah Korea Selatan setidak-tidaknya membutuhkan kurang lebih 8000 TKI untuk tahun 2019  yang akan ...

read more

Darwinah Mantan PMI yang Sukses Menjadi Enterpreneur

Darwinah adalah salah satu dari mantan pekerja migran Indonesia (PMI) yang sukses menjadi pengusaha dan ...

read more

Copyright © 2019 PermataSuksesAbadi.com - All rights reserved